Farewell Party…
4 Oktober 2007, anggota C-Class sepakat untuk mengadakan acara perpisahan kecil-kecilan. Hanya beberapa yang yang mendapat tugas khusus untuk acaranya. Tapi mulai dari menyiapkan ruangan, membersihkan dan mendekor ruangan dikerjakan bersama-sama. Sayang dokumentasi pribadi saya waktu teman-teman lagi menyiapkan ’pesta’ dalam bentuk video, yang punya fotonya kalo gak salah si centil Ria dan Thelly. Ntar sudah saya minta fotonya sama mereka (mudah-mudahan masih disimpan).
Setelah selesai, dilanjutkan lagi dengan latihan vocal group kelas untuk ibadah bersama. Dokumentasinya juga dalam bentuk video, dan asli cuman saya yang punya. Waktu latihan, teman-teman semangatnya luar biasa; vocalnya bulat jadi gak malu-maluin waktu menonton rekamannya kembali.
Betapa kaget dan paniknya teman-teman pas ibadah, ternyata vokal group kami mendapat kehormatan untuk tampil pertama. Sebenarnya bukan masalah besar kalo vokal group kami udah mengenal lagu itu, yang jadi masalah kami baru latihan sore harinya dan lagu itu masih asing ditelinga. Ditambah lagi banyak teman-teman yang belum hafal dan ada juga yang tidak membuat ’contekan’ kecil. Jadi bisa ditebak, kami menyanyi bukan dalam kualitas terbaik C Class. Tapi berhubung malam itu Cuma ada 2 kelompok vokal group, dan kayaknya group yang lain persiapannya lebih mendadak dari kami sehingga bisa dibilang malam itu penampilan kamilah yang terbaik. He…he…
Farewell Party 2…
4 Oktober 2007 Pukul 22.00 WIT kami baru selesai ibadah, jadi jadwal farewell party kita sedikit meleset (Yess, takikis). Tapi berhubung koordinasi baik dari panitia penyelenggara sehingga tidak menjadi masalah yang besar. Malam itu saya begitu bersemangat, dalam hati saya berpikir “kapan lagi bisa bersama-sama lagi”. Feeling saya yan pasti tidak dalam waktu dekat ini.
Acara pertama adalah malam penganugerahan Miss and Mr C Class. Malam itu kami semua adalah pemenang, karena memang begitulah adanya rekan-rekan di C Class. “We Are The Champion”, meski tidak tertulis di depan pintu kelas tapi sudah terpatri dalam hati tiap kami.
Me and my Best Friend Windra yang juga Ketua kelas C, mendapat penghormatan tertinggi dengan gelar “Mr. Jahil” karena sesuatu dan lain hal yang kami tidak sangka gelar itu diberikan pada kami. Guys, it’s a honour for me. Big Thanx! Selesai itu dilanjutkan dengan bagi-bagi Kado. Tiap C Class diundi kepada siapa dia harus memberi kado dan tidak diwajibkan untuk menulis nama pemberi. Mistery bagi yang menerima. Saya sangat bersyukur mendapat kado sebuah buku. Judulnya “Setiap Langkah Adalah Anugerah”, yang tanpa saya sadari itu adalah kisi-kisi dariNya tentang kemana saya akan Trainning. Cewek, Big Thanx For ‘Da Book..! It teach me so much.
Nah, udah cukup kan ketawa ketiwinya. Now, we’re going to the sad time. Sesi berikutnya adalah Review C Class. Acara renungan suci ! Lampu dipadamkan, lilin dinayalakan, kado-kado diamankan, anjing-anjing berhenti menggogong, cicak buka puasa, bumi seakan berhenti berputar (cie…). Wuihh……. Pokoknya seram!
Farewell Party 3…
Masih 4 Oktober 2007 Pukul 23.00 WIT. Foto-foto kebersamaan kami selama Classical mulai terpampang di tembok, music yang diputar Mr. DJ seakan mengiris hati. Semua kenangan selama classical menjadi begitu manis! Bangku kelas yang begitu menjemukan menjelma menjadi sesuatu yang begitu berharga yang kayaknya sangat berat untuk kutinggalkan.
Renungan yang dibacakan Yani dan Merdekawati begitu dalam, tampak beberapa teman wanita mulai meneteskan air mata. Malam itu begitu indah sedihnya, wajar jika teman teman meneteskan air mata. Teman yang sudah seperti saudara; belajar bersama dalam kelas yang sama, bangku yang sama, asrama yang sama dan makan makanan yang sama dalam ruangan makan yang sama……. Harus Berpisah!!!
Hancur…. Seperti membangun sebuah menara dengan mencurahkan seluruh kekuatan dan waktu harus roboh begitu saja. Sekarang baru kusadari apa itu ”Hati yang teriris-iris”.
Next session adalah ”Curhat”. Everybodies must say something! Semua uneg-uneg diutarakan di sesi ini. Taukan cewek itu bagaimana? Ya, seperti itu sudah. Kayaknya gak etis kalo fotonya kumuat disini. Memang sih pada umumnya mereka tampak lebih cantik dan lebih manis kalo nangis. Tapi biarlah semua kecantikan itu kusimpan sendiri, biar gak dirampas para Buayawan.
Tiap kali kupejam mata ini untuk tidur, wajah wajah teman teman tampak jelas. Gak tau kenapa, mungkin karena tiap hari harus kubuka laptop ini hanya untuk memandang foto kalian. Luv ’ya all. Do you guys remember me? Karena saat ini tidak ada keinginan lain dalam hati, kecuali jika aku telah meninggalkan makna dalam benak kalian. Sekalipun itu hanya hal kecil sebagai Mr. Jahil.
Farewell Party 3…
Sudah 5 Oktober 2007 Pukul 00.30 WIT, Tapi sebagian masih belum mau kembali ke asrama untuk istirahat. Fireworks!!! Yap… dilanjutkan dengan pesta kembang api. Yang tadinya nangis justru jadi paling bersemangat main kembang api.
Jadi ingat masa kecil dulu, persis sama. Baru sadar ternyata roda kehidupan itu memang berputar, ada saatnya kita seperti kembali pada situasi yang sama bahkan mungkin dengan orang yang sama. De javu kata orang Perancis. Ada yang udah besar tapi berlari lari memegang kembang api di tangannya di lapangan rumput, ada yang menggantungkan kembang api di ranting pohon, ada yang mencoba roket yang masuk angin jadi gak bisa melesat ke udara. Haa..haa…
So sweet…so sweet. Itulah hidup, yang kita jalani adalah masa kini, dan yang akan kita jalani adalah masa depan. Keadaan masa kini kita ditentukan oleh masa lalu kita. Dan, apa yang kita lakukan saat ini akan menentukan masa depan kita. Jadi, hargailah setiap waktu yang diberikan Tuhan, karena waktu kita yang telah lewat takkan kembali lagi… catat..!!!
Balik ke Asrama…
Wow, what a suprize!!! Ternyata di hall asrama sudah jadi ballroom. Dan kamar 15 yang dihuni oleh Daud Rumaropen, Anis Ihalauw dan Roy (saya) sudah sepakat untuk ambil bagian sekuat tenaga. Ha..ha.. yap, kita melantai dengan para gadis. Untuk terakhir kalinya…
Udah jam 3 subuh, tapi belum ngantuk. Sayang untuk dilewatkan… Lanjut…